Boltim, WartaGo.id – Rosita Manoppo-Pobela, S.E., M.Si. resmi memimpin Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) untuk Masa Bhakti 2026–2031.
Pelantikan Dewan Kehormatan dan Pengurus PMI Boltim berlangsung di Lantai I Kantor Bupati Bolaang Mongondow Timur, Kamis (23/7/2026), menandai dimulainya kepengurusan baru yang diharapkan mampu memperkuat pelayanan kemanusiaan di daerah.
Prosesi pelantikan dihadiri Bupati Bolaang Mongondow Timur Oskar Manoppo, S.E., M.M., Ketua PMI Provinsi Sulawesi Utara Kolonel CKM (Purn.) dr. Fredrik Demmassabu, unsur TNI-Polri, jajaran Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, serta pengurus PMI Provinsi Sulawesi Utara.
Dalam sambutan perdananya sebagai Ketua PMI Boltim, Rosita Manoppo-Pobela mengungkapkan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan peserta Musyawarah Kabupaten (Muskab) PMI.
Menurutnya, amanah tersebut menjadi tanggung jawab besar yang harus diwujudkan melalui kerja nyata, integritas, dan semangat pengabdian kepada masyarakat.
Rosita menegaskan, PMI merupakan organisasi kemanusiaan yang memiliki peran penting dalam membantu masyarakat, baik pada situasi darurat maupun melalui berbagai program sosial yang berkelanjutan.
Karena itu, ia mengajak seluruh jajaran pengurus untuk membangun kolaborasi yang solid demi meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Kepercayaan ini saya terima bukan sebagai sebuah kehormatan semata, melainkan sebagai amanah besar yang harus dipertanggungjawabkan dengan kerja nyata, integritas, dan semangat pengabdian kepada sesama. Saya mengajak seluruh jajaran PMI untuk berjalan bersama, saling menguatkan, dan menghadirkan pelayanan kemanusiaan yang cepat, tepat, serta tanpa diskriminasi,” ujar Rosita.
Ia menambahkan, kepengurusan yang baru akan berupaya memperkuat berbagai program strategis PMI, mulai dari pelayanan donor darah, kesiapsiagaan bencana, pembinaan relawan, hingga edukasi masyarakat mengenai nilai-nilai kemanusiaan.
Langkah tersebut dinilai penting untuk meningkatkan kehadiran PMI sebagai organisasi yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Sementara itu, Bupati Bolaang Mongondow Timur Oskar Manoppo menyampaikan ucapan selamat kepada Dewan Kehormatan dan Pengurus PMI Boltim yang baru dilantik.
Menurutnya, pelantikan tersebut bukan sekadar pergantian kepengurusan, melainkan awal dari tanggung jawab besar dalam menjalankan misi kemanusiaan.
Oskar menilai PMI memiliki posisi strategis sebagai mitra pemerintah dalam berbagai bidang pelayanan sosial. Organisasi tersebut selama ini berperan aktif dalam penanggulangan bencana, penyediaan darah, pembinaan relawan, hingga edukasi masyarakat terkait kepedulian dan solidaritas kemanusiaan.
“Pelantikan ini bukan sekadar pergantian kepengurusan, tetapi awal dari amanah kemanusiaan yang besar. PMI memiliki posisi yang sangat strategis sebagai mitra pemerintah dalam pelayanan sosial, kebencanaan, penyediaan darah, pembinaan relawan hingga edukasi masyarakat. Saya berharap kepengurusan yang baru dapat memperkuat sinergi dengan pemerintah dan seluruh elemen masyarakat sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat Bolaang Mongondow Timur,” kata Oskar.
Bupati juga berharap kepengurusan PMI Boltim periode 2026–2031 mampu membangun sinergi yang semakin kuat dengan pemerintah daerah, TNI, Polri, dunia usaha, organisasi kemasyarakatan, hingga komunitas relawan.
Kolaborasi tersebut dinilai menjadi kunci untuk memperluas jangkauan pelayanan kemanusiaan kepada masyarakat.
Dengan kepengurusan baru di bawah kepemimpinan Rosita Manoppo-Pobela, PMI Kabupaten Bolaang Mongondow Timur diharapkan semakin profesional, responsif, dan adaptif dalam menjalankan misi kemanusiaan.
Komitmen menghadirkan pelayanan yang cepat, tepat, dan tanpa diskriminasi diharapkan mampu memperkuat kepercayaan masyarakat sekaligus menjadikan PMI sebagai garda terdepan dalam aksi-aksi kemanusiaan di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur. ***










